Postingan

Resensi Buku : Three Cups of Tea

Gambar
Judul          : Three cups of tea Pengarang : Greg Mortenson & David Oliver Relin Penerbit     : Mizan Halaman    : 629 halaman Harga        : Rp. 89.000,-  “…(Di Pakistan dan Afghanistan) kami minum tiga cangkir teh saat membicarakan bisnis; pada cangkir pertama engkau masih orang asing; cangkir kedua engkau teman, dan pada cangkir ketiga, engkau bergabung dengan keluarga kami. Sebuah keluarga yang siap untuk berbuat apa pun--bahkan untuk mati.”

How writing changes me

Bagaimana menulis dapat mengubahku, itulah yang akan kutuliskan kali ini. Awalnya aku tidak terlalu percaya diri untuk menulis tentang ini karena merasa belum banyak tulisan yang aku hasilkan, tapi siapa tahu tulisan ini juga dapat mempengaruhi dan memberi manfaat buat orang lain yang juga suka menulis. Seingatku aku sudah mulai menulis cerita sejak masih di bangku SD, waktu itu tulisan-tulisanku aku kumpulkan di sebuah buku tulis, temanya bermacam-macam, tentang mamaku  yang cantik, tentang guruku, dan tentang cita-citaku, aku juga bahkan pernah membuat sebuah fabel (cerita tentang hewan) tentang bebek peliharaan keluarga kami, dengan bahasa kanak-kanakku aku bercerita bagaimana keluarga bebek itu berebut cacing saat makan siang dan anak bebek yang bungsu tidak kebagian dan akhirnya menangis. Sayang aku lupa dimana sekarang buku itu berada, mungkin sudah ikut terjual bersama koran-koran bekas dan majalah ke tukang loak. Waktu SMP dan SMA aku sering menulis puisi selain juga mulai...

Cerita yang tersisa sepanjang Magelang-Purworejo

Gambar
Betapa sulitnya mengumpulkan nafas untuk mulai menulis lagi setelah sekian lama absen, ada saja halangannya, kena diarelah, sakit kepala karena masuk anginlah, deadline setoran proposal tesis, dan ketiban proyek pembuatan website yang benar-benar mendesak. Ah, akhirnya Alhamdulillah jari-jemari ini kembali mau menari di atas keyboard, menterjemahkan tiap kelebatan memory di otakku menjadi kalimat-kalimat untuk memuaskan dahagaku berkeluh kesah dan bercerita tentang kehidupanku….

Strategi Ekonomi Dalam Teknologi Informasi (Chargeback dan Outsourcing)

Identifikasi dan justifikasi Teknologi Informasi selain memperhitungkan keuntungannya juga harus menghitung biaya yang harus dikeluarkan. Idealnya sebuah sistem akuntansi/keuangan sebuah organisasi harus mampu menangani dua masalah berikut ini : Mereka harus mampu menghitung nilai total biaya TI untuk memudahkan pengontrolan dari pihak manajemen, dan mereka harus membebankan biaya kepada pengguna yang juga sama-sama memakai infrastruktur TI dengan tujuan untuk pencapaian tujuan organisasi.  Setidaknya ada dua strategi untuk pendekatan biaya layanan TI : 

Tidak adakah surga di bawah telapak kaki ayah?

Berceritalah sahabatku di sela-sela waktu istirahat kuliah di kampus tentang musibah yang menimpa adik iparnya, sebutlah namanya Aisyah agar lebih mudah aku menceritakannya kepada kalian . Aisyah baru saja melahirkan anaknya yang ke-dua, tetapi malangnya anak tersebut hanya beberapa detik saja menghirup udara di dunia, karena tak berapa lama kemudian bayi mungil tersebut meninggal dunia.

Yuk, bikin efek blingee pada foto...

Gambar
Pernah melihat foto atau tulisan dengan efek berkelip-kelip, atau pernah melihat foto orang tertawa dengan kilauan di giginya?Itu namanya efek blingee, tetapi waktu searching di google translate aku tidak menemukan  terjemahan kata blingee ke dalam Bahasa Indonesia. Mungkin asal katanya dari blink yang artinya berkedip. Banyak kreasi foto atau tulisan yang bisa dipercantik dengan efek blingee ini, setelah selesai hasilnya bisa dipajang di Facebook, Twitter, Blog dan lain-lain. Tetapi yang harus diingat hasil fotonya nanti berekstensi gif, jadi kalau kita menyimpannya dengan format jpeg maka efek blingeenya tidak akan terlihat.

Resensi Buku : Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya

Gambar
Judul  :  Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya       Pengarang : Ajahn Brahm Penerbit : Awareness Publication Halaman : 307 Halaman Harga : Rp. 50.000,- Buku ini terdiri dari 108 kisah yang diceritakan oleh pengarangnya Ajahn Brahm,  beliau adalah seorang lulusan Cambridge University jurusan Fisika Teori, pada usia 23 tahun Ia memutuskan menjadi petapa dalam tradisi hutan Thai. Selama 35 tahun sebagai petapa ia menghimpun berbagai kisah yang menyentuh, menggelikan, dan mencerahkan. 108 kisah dalam buku ini berasal dari kisah hidupnya sendiri dan orang lain, dibumbui kisah klasik tempoe doeloe mengenai pemaafan, pembebasan dari rasa takut dan pelepasan dukalara. Judul buku ini di ambil dari judul kisah yang ke-108. Berikut ini adalah penggalan kisah si cacing :